Loading details…
Loading details…
Artist
SEMAKBELUKAR adalah sebuah produk seni yang menggubah lagu-lagu sederhana dengan niatan menghibur. Dimainkan dan ditampilkan oleh sekumpulan makhluk yang disebut Belukaria Orkestar sejak awal tahun 2009. 'Tanpa kehadiran semakbelukar, bunga tak akan terlihat indah' adalah kalimat yang lebih dari cukup untuk menggambarkan keberadaan unit musik alternafolk asal Palembang, Sumatera Selatan ini. "Tidak seperti yang kalian kira, kami hanyalah duri. Sila hadapi atau jauhi secara bijak" Boleh dibilang, Semakbelukar merupakan grup musik paling “brengsek” pada 2013. Band ini bubar justru ketika mereka mulai menuai perhatian. Mulai banyak tawaran manggung di mana-mana. Ya, saat mulai diperhitungkan di ranah indie dalam negeri, dengan lagak “peduli setan”, mereka membubarkan diri. “Saya sudah lelah. Sudah cukuplah,” kata David Hersya, vokalis Semakbelukar, saat ditanya soal alasan mereka membubarkan diri. Pada awal Desember 2013—saat menggelar pentas di Kineruku, Bandung—David Hersya (mandolin, vokal), Ricky Zulman (akordeon), Mahesa Agung (gong mini), Angger Nugroho (jimbana), serta Ariansyah Long (gendang) menghancurkan alat musik yang mereka pegang dengan linggis dan palu. Semakbelukar menutup pertunjukan itu dengan rebana sobek, akordoen terbelah, gong pecah, dan mandolin bolong. Padahal pentas itu merupakan bagian dari peluncuran album terbaru mereka dan penampilan perdana di Kota Kembang. “Menghancurkan alat itu suatu pernyataan, Semakbelukar sudah selesai dan kami tidak ak