Loading detailsβ¦
Loading detailsβ¦
Artist
Kelompok Kampungan Kelompok Kampungan merupakan grup band yang pernah kesohor nyentrik pada zamannya akhir 1970-an sampai awal 1980-an, terutama karena cara, gaya dan genre bermusik yang dipandang lain daripada yang lain kala itu. Selain dengan peralatan musik legacy (gitar, biola, cello, perkusi, kendang, gong, dsb), mereka juga mengiringi lagu-lagunya dengan aneka ragam peralatan yang bisa dibunyikan seperti metal, kayu, gelas, plastik. Pernah disuatu pagi disebuah kampung dekat pantai Selatan, ombak menderu-deru dan menghentak-hentak bagai suara gendang ditabuh, deru angin menggesek pepohonan bagai gesekan biola berduet dengan cello, suara serangga dari bebukitan seperti bunyi alat-alat kecil perkusi terbuat dari besi dan kayu, suara ayam-ayam jantan berkokok bersahut-sahutan seperti suara bass yang sesekali muncul, burung-burung berkicau di udara seperti melodi yang bersahut-sahutan, semuanya menjadi satu keseluruhan, begitu harmoni terdengar ditelinga. Suasana ini begitu kuat mencekam indera pendengaran sehingga seakan-akan indera lainnya seperti tak ada. Dalam keadaan asyik mendengar ini tiba-tiba terlintas dalam benak suatu kesadaran bahwa semua bentuk musik itu berasal dari bunyi, jadi dengan alat apapun asal bisa menimbulkan bunyi dapat menjadi musik, tergantung dari selera, ingin memakai alat-alat yang berasal dari jenis besi, kulit, logam, kayu, yang ditiup atau ditabuh, atau digenjreng dlsb. Disamping memposisikan diri sebagai penyaksi,Kelompok Kampungan pun m