Loading details…
Loading details…
Artist
ARTIFICIAL ROBOTIC INFILTRATION UNIT - A.R.I.U Lilith adalah side project dari A.R.I.U. kedua project musik ini membicarakan tema yang sama tentang cinta dan hujan tapi keduanya memiliki genre dan beat yang jauh berbeda, seperti sisi gelap dan sisi terang. keduanya dibuat oleh Ariu setelah mengalami kejenuhan dengan hiruk pikuk musik konvesional yang dulu dijalaninya. seperti halnya ElectricYouth, lilith adalah musik project, it's officially not a band. kemudian Ariu mengajak beberapa musisi muda berbakat. 'biar keliatan seperti band' ujarnya saat diwawancara oleh satu media cetak di jakarta. yang disiapkan jika sewaktu-waktu lilith diharuskan tampil diberbagai acara live musik. Ariu masih berfikir that Lilith is one hell of a music project and yet quite difficult to play. MORE ABOUT LILITH kecenderungan Ariu akan ketertarikannya terhadap bunyi2an elektronik rock dan ketertarikannya untuk merekonstruksi musik menjadi dekonstruktif ( baca: rusak ) telah mengundang segala puji dan cacimaki. semua musik telah dibuat ulang agar bisa terdengar lebih membumi dan bisa lebih dimengerti dan lebih ngepop, maka dibuatlah Lilith. Dari sejak mulai bisa berjalan Ariu sudah tertarik dengan musik2 yang bernuansa Elektronik seperti the pet shop boys, fine young cannibal, mas Fariz RM dan telah mengilhaminya untuk menulis beberapa lagu sederhana seperti MILIKI AKU, TAK AKAN BERTEDUH, BILA ESOK HUJAN TIBA dan 230 lagu lainnya. Untuk sementara hanya lagu MILIKI AKU, TURUN KE BUMI dan PUCAT M
# Why This Project Merits Your Attention This work represents a deliberate artistic departure—a response to creative exhaustion with conventional structures. What makes it distinctive is its dual-project approach: exploring identical emotional territory (love, rain) through contrasting sonic languages, light and dark mirrors of the same internal landscape. The artist's conscious rejection of traditional band conventions in favor of collaborative experimentation reveals something increasingly valuable: the willingness to privilege conceptual coherence over genre familiarity. Rather than following established paths, there's a quiet ambition here to rebuild music from interrogated foundations, working with emerging musicians to reshape what's possible within self-imposed constraints. The result invites listeners to consider how form shapes meaning.