Loading detailsβ¦
Loading detailsβ¦
Jujur, materi dalam album ini tidak benar-benar baru meskipun belum pernah dirilis. Album ini dibentuk dari kumpulan rekaman lagu-lagu pada rentang tahun 2004 hingga 2006 yang berceceran dan tidak jelas akan diperlakukan seperti apa nantinya. Beberapa lagu seperti Turbulent Minor, Best Friend dan/atau Musuh Dalam Selimut (Aku dan Kau) cukup populer baik saat dimainkan di atas panggung maupun dalam medium publikasi lain semisal video art yang dibuat oleh Jimmy Mahardhika. Energi band ini yang kuat dalam hal improvisasi, terutama pada sesi-sesi latihan yang ditunjang oleh tersedianya studio rekaman bisa jadi adalah biang kerok terciptanya lagu-lagu tersebut. Saya sendiri tidak tahu dengan pasti apa yang terjadi dalam jiwa dan raga band ini pada rentang waktu 2006 hingga 2008. Saya juga ragu dengan pendapat saya sendiri bahwa mereka sedang dilanda kelesuan. Namun, saya meyakini bahwa band gaek ini butuh sokongan dan dorongan yang besar dari penggemar setianya untuk merangsang nafsu birahi band ini sehingga bisa kembali enerjik dalam menciptakan karya-karya baru yang segar, intens dan bertegangan tinggi. Musik dan aura yang diciptakan oleh Seek Six Sick adalah salah satu pembentukan karakter musik underground di Yogyakarta. Dengarkan album baru yang eklektik dan membius namun berisi materi yang tidak benar-benar baru ini dan angkat kapak perang anda sebagai tantangan bagi album selanjutnya. (Wok The Rock) User-contributed text is available under the Creative Commons By-SA Licen