Loading details…
Loading details…
Album
Efek Rumah Kaca kembali memotret ragam fenomena sosial di album kedua bertajuk ”Kamar Gelap”. Masih bermain di area pop, ditambah sedikit arsiran indie rock, punk, progressive rock, dan jazz. Titel album ”Kamar Gelap” diambil dari lagu berjudul sama di album kedua ini. ”Kamar Gelap” adalah representasi konsep bermusik Efek Rumah Kaca (ERK), yaitu memotret realitas. Untuk menyempurnakannya, ERK berkarya bersama Angki Purbandono- seorang seniman berbasis fotografi dari Ruang MES 56, Yogyakarta- yang menangani arahan seni kemasan album ini. Sebuah paket musik dan fotografi. Ada 12 lagu di ”Kamar Gelap”, setiap komposisi musiknya dirancang untuk mendukung tema dan lirik lagunya, begitupun sebaliknya. Tubuhmu Membiru… Tragis Lagu pembuka, bercerita tentang orang yang selalu berada ”di ketinggian” dan mendengar suara-suara menghasut. Halusinatif. Kau dan Aku Menuju Ruang Hampa Lagu cinta yang gusar dengan gitar berdistorsi. Tentang tarik menarik pemaksaan kehendak; ”kau belah dadaku/ mengganti isinya/ hisap pikiranku/ memori terhapus…” Mosi Tidak Percaya Orang-orang yang kita pilih dan percaya untuk menyuarakan kepentingan kita, ternyata bagai tercebur ke dalam kolam racun. Geram sejak lirik-lirik pertama; ”Ini masalah kuasa/ Alibimu berharga/ Kalau kami tak percaya/ Lantas kau mau apa?”, lalu mengajak sing- a long bertubi-tubi ”Ini mosi tidak percaya/ Kami tak mau lagi diperdaya”. Lagu yang langsung. Gemuk aroma punk rock. Lagu Kesepian ”Ku tak melihat kau membawa terang
Tubuhmu Membiru...Tragis
Efek Rumah Kaca
Kau dan Aku Menuju Ruang Hampa
Efek Rumah Kaca
Mosi Tidak Percaya
Efek Rumah Kaca
Lagu Kesepian
Efek Rumah Kaca
Hujan Jangan Marah
Efek Rumah Kaca
Kenakalan Remaja di Era Informatika
Efek Rumah Kaca
Menjadi Indonesia
Efek Rumah Kaca
Kamar Gelap
Efek Rumah Kaca
Jangan Bakar Buku
Efek Rumah Kaca
Banyak Asap di Sana
Efek Rumah Kaca
Laki-Laki Pemalu
Efek Rumah Kaca
Balerina
Efek Rumah Kaca