Loading detailsβ¦
Loading detailsβ¦
Album
Ia masih perempuan yang sama. Beberapa tahun terakhir, nama Frau punya ukiran spesial di industri musik indonesia. Beberapa tahun yang lalu, ia menyeruak masuk dan menjadi omongan banyak orang lewat sebuah album sederhana yang beredar luas dengan tentakel teknologi yang digerakkan oleh alam raya: Starlit Carousel. Album itu merupakan perkenalan yang indah. Caranya memilih kisah, nada dan cara bernyanyi, tidak pernah biasa. Ia punya talenta super besar yang bisa dikelola dengan nyaris sempurna. Ia bisa melesat menjadi peluru mematikan seorang penembak jitu, tapi ironisnya, memilih untuk jadi terlihat biasa-biasa saja. Dalam kisah Frau, menjadi seorang artis musik, bukanlah sebuah jalur yang tipikal. Ada banyak singkup yang harus ditentukan sendiri arahnya. Ada banyak arahan angin yang harus disimak dengan baik, dipetakan dengan bijak dan tentunya diikuti; bisa dilawan atau malah dibiarkan mengalunkan cerita. Ada banyak kisah di mana ia memilih untuk berdiri di pihak ego yang besar, yang melepas tanggung jawab untuk memberikan potongan memori lanjutan kepada penggemar. Ada juga masa di mana ia merasa musik begitu membosankan dan tidak menawarkan hal segar yang membuatnya hidup sebagai manusia untuk kemudian menghilang melakukan banyak kegiatan lain yang lebih memberikan arti. Itu pilihan yang menarik. Yang sekarang akan anda nikmati, adalah bagian berikut dari frase pilihan menarik itu. Album ini berjudul Happy Coda dan ia tidak punya penjelasan lebih dari arti sederhana